Cara Aman Menyetir Mobil

Cara Aman Menyetir Mobil

Keselamatan dalam lalu lintas adalah suatu permasalahan yang serius di Indonesia saat ini khususnya di kota besar seperti kota Jakarta. Driving skills For Life adalah suatu cara yang ideal untuk menekan tingkat kecelakaan kendaraan roda empat saat ini. Dan ini ada beberapa cara mengemudi mobil yang baik meliputi smart driving, protection lives, saving fuel.

1. Gunakan sabuk pengaman (seatbelt)
Safety belt atau seatbelt dapat melindungi penggunanya dari cedera yang lebih parah dalam suatu kecelakaan. Sekali lagi bukan masalah jenis mobil, yang penting menggunakan sabuk pengaman.
2. Kaca Spion Kebanyakan pengemudi tidak menyesuaikan kaca spionnya dan tidak memanfaatkannya seoptimal mungkin dengan terlalu banyak melihat sisi kendaraannya sendiri saja.
3. Pengemudi Yang Defensive Pengemudi yang defensive harus mampu mengemudikan kendaraannya dengan tenang (tidak tegang). Dan mampu mengantisipasi situasi kondisi lalu lintas di depannya.
4. Gangguan Dalam Berkendara
Mengemudi adalah pekerjaan yang berbahaya, untuk itu dibutuhkan konsentrasi penuh pada saat kita mengemudi. Disarankan jangan menelepon, merokok ataupun aktifitas yang mengganggu saat mengemudi.
5. Menjaga jarak aman
Pengemudi yang defensive selalu menyediakan ruang dengan depan, balakang, dan samping, hal ini mutlak diperhatikan.
6. Pengoperan gigi transmisi yang ideal Saat ini banyak produsen kendaraan yang mulai mendisain produknya dengan teknologi mesin yang mempunyai tingkat konsumsi BBM yang sangat efisien. Akan tetapi, teknologi mesin yang irit BBM tersebut ternyata bukan satu-satunya aspek yang bisa menjamin biaya bahan bakar dapat dikurangi. Jaga Rotation per Menit (RPM ) selalu di bawah 3.000 rpm, akan membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien.
7. Pergunakan momentum kendaraan
Ketika kendaraan akan mendekati perempatan, pertigaan, lampu lalu lintas, atau ingin memperlambat, angkat kaki dari pedal gas lebih awal dan biarkan mobil meluncur sebelum menginjak pedal rem.
8. Matikan mesin kendaraan
Jika kendaraan berhenti dan diam lebih kurang dari 20 menit, maka akan lebih ekonomis apabila mesin kendaraan dimatikan.
9. Pre Start Check Pre Start Check atau pemeriksaan awal kendaraan sebelum kita melakukan engine start dengan tujuan untuk mencari adanya kerusakan atau potensi permasalahan pada kendaraan (tekanan ban, instalansi lampu)
10. Beban berat mempengaruhi konsumsi BBM Keluarkan barang-barang yang tidak diperlukan dari dalam mobil. Lepaskan roof racks apabila sedang tidak dipergunakan. Gunakan kecepatan rendah, apabila sedang membawa barang dengan roof racks.

Baca Juga